Kedatangan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Di-Ntb Meninggalkan Kesan Buruk
Lombok Barat ~ Intel Media Bima/ Intelmedia.co ~ Abdul Majid Loezawa Pelaku dan Penggiat Pariwisata di lombok barat kepada fajarharapan.id menyampaikan prihatinnya terhadap kunjungan menparekraf sandiaga sholahuddin uno terkait kunjungan keduanya di pulau lombok namun tidak menyempatkan sesi ke Kabupaten Lombok Barat yang merupakan daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah.
Paparnya Pulau Lombok yang awalnya terkenal dengan Senggiginya bergeser seiring dengan pemekaran kabupaten/kota di pulau Lombok. Dari pemekaran tersebut Destinasi wisata tidak hanya Senggigi saja namun dengan kreasi dan inovasi setiap daerah memiliki icon wisata masing-masing.
Kabupaten Lombok Barat telah tergolong senior dalam mengembangkan sektor kepariwisataan dengan potensi terlengkap dari pantai, gurun perbukitan, hutan, air terjun hingga budaya yang oleh beberapa orang disebut selalu menggoda untuk dikunjungi. Destinasi pariwisata Lombok Barat selalu meninggalkan kesan tersendiri bagi para touris baik lokal maupun mancanegara.
Selain sektor pertanian, sektor kepariwisataan merupakan sektor basis penyangga utama pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lombok Barat yang terus dipertahankan meskipun dihantam oleh Gempa di tahun 2018 dan pada tahun 2020 dihantam pula oleh Covid-19 hingga kini.
Sektor kepariwisataan di Kabupaten Lombok Barat kendati tertatih-tatih akibat dua cobaan di atas namun tidak menyurutkan semangat pemerintah dan masyarakat untuk terus berikhtiar dan berdoa. Kedatangan Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan suntikan optimisme bagi kami yang ada di daerah.
"Oleh sebab itu dalam rangkaian kunjungan tersebut akan paripurnalah seandainya kabupaten Lombok Barat ini menjadi satu di antara rute kunjungan pak Menteri. Akan sangat membahagiakan bagi kami yang selama ini merindukan kedatangan Pak Menteri. Semoga harapan kami ini dapat tersampaikan. Amin Ya Rabbal Alamin," tutupnya.
Sementara itu ketua dewan pimpinan dararh DPD sahabat pariwisata nusantara SAPANA NTB Lalu Puguh Mulawarman sangat menyangkan bahwa kunjungan kedua mas menteri ke Lombok ini tidak sempat berkunjung ke Lombok Barat.
"Padahal potensi yang dimiliki Lombok Barat sangat luar biasa apalagi jika berbicara tebtang travel buble yang akan dikembangkan maka lombok barat sangatlah layak dan sudah sepatutnya diperjuangkan. Lombok barat memiliki banyak destinasi dengan kekayaaan nature culture dan adventure yang tersebar mulai dari ujung utara batu layar sampai ujung selatan di sekotong," ungkap lalu pugu.
Kemudian Jikalau ingin melihat desa wisata maka lombok barat juga mempunyai desa desa wisata mulai dari desa wisata rintisan sampai desa wisata berkelanjutan seperti sesaot yang sudah nendapat pengakuan dari kemenparekraf.
"Untuk itu sangatlah iri rasanya, dan sangat kecewakan sebagai warga lombok barat, kami tidak mendapat kehormatan untuk dikunjungi mas menteri. Yang menyesali lombok barat tidak termasuk yang di kunjungi oleh mentri itu salah satunya anggota dewan DPRD lombok barat abdul majid loezawa ," Tutur kecewa, ketua sapana lalu puguh mulawarman, (Red/IMB/01).